Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

In Lifestyle Tips

Tips Aman Berkendara Ini Patut Diikuti Agar Bebas Tilang




Ketika berkendara di jalan raya, setiap pengendara wajib untuk mentaati seluruh aturan lalu lintas. Jika sampai melanggar, tentu pihak kepolisian akan menindak tegas. Sanksi berupa tilang siap menanti para pelanggar.

Memang, ketika sudah berada di jalan raya, ada begitu banyak faktor yang mempengaruhi seorang pengendara motor kena tilang. Tak melulu soal kelengkapan surat atau perlengkapan berkendara, tapi karena melakukan pelanggaran lalu lintas itu tadi.

Nah, bagi pengendara motor, ada tips yang dilansir dari laman resmi Wahana Honda, agar tidak kena tilang saat berkendara motor:

1. Bawa kelengkapan surat

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kelengkapan surat menjadi salah satu hal penting yang harus selalu dibawa saat akan berkendara. Terutama jika akan menempuh jarak jauh dan melewati jalan raya.

Kelengkapan surat ini meliputi Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Cukup dengan membawa keduanya, jika terdapat razia di tengah jalan, Anda pun tak perlu kabur-kaburan.

2. Gunakan perlengkapan berkendara yang sesuai

Ketika hendak berkendara, jangan lupa untuk menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai standar. Bukan hanya mentaati aturan, hal ini juga untuk keselamatan. Paling tidak Otolovers harus menggunakan helm berstandar nasional atau SNI.

3) Pastikan motor tidak dimodifikasi berlebihan

Beberapa modifikasi motor juga sering menjadi alasan bagi seorang polisi melakukan penilangan. Salah satu jenis modifikasi yang paling mengganggu dan sering ditilang oleh polisi lalu lintas adalah knalpot yang dimodif dan menimbulkan suara terlalu berisik.

Selain itu, modifikasi yang mengubah kerangka motor, dimensi, mesin dan warna pun juga bisa menjadi alasan terkena tilang.

Jika memang ingin memodifikasi motor, pastikan untuk tetap mengikuti kriteria yang sesuai dengan peraturan lalu lintas.

4. Jangan membawa terlalu banyak barang

Barang bawaan yang terlalu banyak atau berlebihan juga bisa menyebabkan pengendara terkena tilang. Pasalnya, masing-masing kendaraan memiliki batas kapasitas beban yang boleh dibawa. Jika lebih dari kapasitas yang telah ditentukan, ini bisa membahayakan diri sendiri ataupun pengendara lain.

5. Hindari berboncengan lebih dari 2 orang dewasa

Pernahkah melihat pengendara lain yang berboncengan tiga orang atau bahkan lebih? Jika salah satunya adalah anak kecil yang masih di bawah umur, tentu masih dianggap wajar dan lazim. Namun jika ketiga orang tersebut adalah orang dewasa seluruhnya, inilah yang dianggap melanggar hukum

Sehingga tak heran mereka sering dijadikan sasaran empuk bagi polisi lalu lintas untuk dikenai surat tilang. Sebab selain melanggar aturan, orang-orang yang berboncengan tiga atau lebih ini seringkali meresahkan, seperti bercanda berlebihan di tengah jalan yang mana hal tersebut sangat membahayakan keselamatan.

6. Taati setiap rambu-rambu lalu lintas

Ada begitu banyak rambu-rambu lalu lintas yang perlu Otolovers patuhi. Masing-masing simbol rambu lalu lintas ini memiliki artinya tersendiri. Sehingga penting bagi Otolovers untuk memahami makna dari masing-masing simbol dan mengikuti arahannya.

Setiap pelanggar lalu lintas pasti dikenai tilang. Jika tak mau terkena tilang, maka jangan sekali-kali melanggar aturan lalu lintas yang berlaku.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Tips

Bekal Makanan untuk Mudik Perjalanan Jauh


Mendekati Tahun baru , banyak orang sudah bersiap – siap untuk pulang ke kampung halaman mereka atau bisa disebut juga dengan mudik. Perlu persiapan yang matang agar mudik berjalan dengan lancar. Persiapan fisik dan kendaraan khususnya toyotamerupakan faktor yang mendukung kelancaran dalam perjalanan mudik karena perjalanan mudik memakan perjalanan yang cukup jauh dan tentunya sangat menguras tenaga.


Persiapan bekal makanan dan minuman sangatlah penting untuk menunjang kelancaran mudik. Apalagi jika jarak yang ditempuh cukup jauh dan memakan waktu lama. Dengan membawa bekal makanan sendiri, kita tidak perlu lagi membeli makanan atau minuman di jalan. Selain lebih bersih dan sehat, bekal makanan dari rumah sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan selera kita masing-masing.

Kita bisa membawa makanan yang digoreng dan tahan 24 jam contohnya telur balado. Hindari membawa makanan yang mudah basi seperti makanan yang mengandung santan. Sebaiknya buat bekal makanan sehari sebelum perjalanan, agar makanan tersebut masih segar di perjalanan dan bertahan lebih lama. Bekal makanan untuk perjalanan sebaiknya disajikan dengan mudah dan cepat, karena itu pakailah kemasan atau pembungkus yang tidak akan merepotkan saat akan dimakan. Sebaiknya, kemasan bekal harus yang tahan lama dan bisa langsung dibuang seperti; aluminium foil atau plastik foil.


Selalu sediakan buah-buahan selama perjalanan, bila perlu potong buah sebelum dimasukkan ke dalam tempat makan, buang biji dan bagian batang dalamnya sehingga Anda tidak perlu memotong buah saat perjalanan. Sebaiknya pilih buah yang mudah dimakan, seperti pisang, dan jeruk. Sediakan pula minuman yang dapat menghangatkan tubuh, seperti teh hangat dan air jahe. Selain untuk menghangatkan tubuh, minuman tersebut juga dapat mencegah terjadinya mual di perjalanan.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Tips

Penyebab-Penyebab Alarm Mobil Sering Berbunyi Sendiri


Salah satu hal yang sangat mengganggu ketika parkir kendaraan roda empat Anda adalah ketika alarm mobil sering berbunyi sendiri meski tidak ada pemicu di sekitar kendaraan. Sebenarnya, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan alarm kendaraan berbunyi sendiri namun penyebab yang paling utama adalah karena sensitivitas getar.

Penyebab lain yang patut dicurigai adalah karena sensor pintu atau saklar lampu pintu yang tidak berfungsi maksimal. Bisa juga karena pintu mobil Anda dibuka secara paksa tanpa menggunakan remote yang tentunya langsung memicu alarm tersebut. Sensor getar alarm yang terpasang di dalam mobil Toyota Anda berfungsi untuk mengaktifkan alarm ketika terdeteksi getaran di sekitar mobil.
Tidak peduli dari mana getaran tersebut berasal, entah dari jarak dekat maupun dari jarak puluhan meter.

Misalnya saja ketika ada mobil yang melaju kencang melewati mobil Anda yang terparkir, sensor getar akan secara otomatis mendeteksi getaran tersebut dan mengaktifkan alarm. Hal ini pun sebenarnya bisa dipengaruhi oleh setting kepekaan sensor getar yang menangkap getaran atau frekuensi rendah. Pada modul remote yang telah dilengkapi dengan sensor getar, biasanya dilengkapi dengan bagian untuk mengatur kepekaan dari sensor getar itu sendiri.

Masalah biasanya muncul ketika mobil yang sudah diatur sensor getarnya secara minimal namun tingkat kepekaannya tidak berubah, Nah, jika hal ini terjadi apa yang sebaiknya Anda periksa ya?
Pertama Anda harus memeriksa modul remote kendaraan terlebih dahulu untuk memastikan apakah posisi potensio meter sudah minimal.

Jika memang terdapat masalah pada modul remote tersebut, cobalah untuk mengganti model remote baru yang sama nomor part nya. Hal ini ditujukan agar Anda tidak perlu merubah jalur kabel.
Anda juga bisa mengganti modul remote yang kini sudah banyak di jual di variasi mobil, namun tentu saja dengan sedikit perubahan jalur kabel. Selanjutnya, Anda juga bisa menonaktifkan sensor getar saja tanpa mengotak-atik fungsi alarm sehingga bisa tetap  bekerja.

Nah, itulah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghindari alarm mobil Toyota terus menyala saat diparkir.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments